Al-Quds, (Sahabat Palestina Memanggil )- Pasukan pendudukan penjajah Israel  menyerang para peserta aksi solidaritas di depan Rumah Sakit Hadassah di al-Quds. Aksi ini dilakukan untuk mengecam penahanan Samer Arabid, yang kini sedang dirawat di rumah sakit tersebut dalam kondisi kritis, setelah mengalami penyiksaan brutal dari para interogator Israel, Rabu (2/10/19).

Tentara Israel memukuli para peserta aksi dan menangkap dua orang setelah secara brutal menyerang keduanya.

Puluhan aktivis meminta pihak berwenang penjajah Israel untuk membebaskan Arabeed yang ditangkap pada pertengahan bulan ini dari rumahnya di Ramallah. Dia menjalami interogasi militer dengan keras sehingga menyebabkannya mengalami kehilangan kesadaran dan gagal ginjang yang mengancam nyawanya.

Para aktivis menegaskan bahwa Arabeed sangat membutuhkan perawatan medis sesungguhnya, tidak seperti yang dilakukan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel. Mereka menuntut agar semua penyelidik yang melakukan interogasi dan menyiksa Samer Arabeed diadili.

Sejumlah aksi unjuk rasa belakangan ini digelar di berbagai wilayah Palestina dalam rangka untuk mendukung tawanan Palestina Samer Arabeed, yang tiba-tiba dipindahkan ke rumah sakit dalam kondisi mati suri akibat penyiksaan brutal interogator penjajah Israel.

Dinas keamanan Israel Shin Bet menunduh Samer Arabeed (44) sebagai pemimpil sel yang melakukan aksi di dekat Ramallah pada akhir Agustus 2019 lalu, yang mengakibatkan kematian satu orang zionis dan melukai dua orang lainnya, melalui peledakan bom dari jarak jauh.

Surat kabar Israel Maariv mengatakan, Samer Arabeed dipindahkan ke rumah sakit setelah kesehatannya memburuk selama penyelidikan. Surat kabar Israel Haaretz menyebutkan bahwa Shin Bet memperoleh otorisasi hukum khusus, untuk menggunakan metode “interogasi militer” terhadap Arabeed. Surat kabar ini menambahkan bahwa korban dipukuli dengan kejam dan mengalami penyiksaan keras.

Shin Bet menyebut Arabeed sebagai “bom waktu”. Shin Bet melakukan interogasi keras terhadap Arabeed dengan tujuan untuk mencegahnya melakukan operasi-operasi dengan cepat yang sudah direncanakan. Demikian alasan Shin Bet atas penyiksaan yang dilakukan terhadap Arabeed. (Info Palestina)

Bagikan